PANEN RAYA JAGUNG DI DESA NGURIT: WAKIL BUPATI TEKANKAN SINERGI UNTUK KETAHANAN PANGAN

Ngurit, Barito Selatan — Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menggelar Panen Raya Jagung Serentak Tahap II Tahun 2025 di Desa Ngurit, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kamis (5/6). Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, jajaran Polres Barito Selatan, penyuluh pertanian, serta para petani setempat.

Wakil Bupati Barito Selatan KHRISTIANTO YUDHA, ST dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh petani atas kerja keras dan dedikasinya dalam membudidayakan jagung. Menurutnya, panen ini bukan hanya bukti keberhasilan para petani, tetapi juga simbol sinergi antarsektor dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.

“Jagung merupakan salah satu komoditas unggulan yang berperan besar dalam menunjang ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani,” ujar Wakil Bupati.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Kepolisian yang telah menunjukkan dukungan aktif terhadap sektor pertanian. Keterlibatan aparat dalam mendukung ketahanan pangan dinilainya sebagai bentuk sinergi nyata antara sektor keamanan dan pembangunan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyoroti pentingnya hilirisasi hasil panen jagung dan memastikan pemasaran yang adil dan menguntungkan bagi petani. Pemerintah daerah akan terus mengawal proses ini, termasuk melalui koordinasi dengan BULOG yang diberi mandat untuk menyerap hasil panen sesuai ketentuan.

Adapun jagung yang diserap oleh BULOG harus memenuhi standar mutu tertentu, seperti kadar air maksimal 14%, bebas dari jamur, dan dalam bentuk pipilan kering. Harga Pembelian Pemerintah (HPP) ditetapkan sebesar Rp 5.500 per kilogram sebagaimana tertuang dalam Keputusan Kepala Bapanas Nomor 18 Tahun 2025.

“Dengan adanya kebijakan ini, kita harapkan petani memperoleh kepastian pasar dan harga yang stabil, terutama di tengah fluktuasi permintaan jagung pakan ternak,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen—pemerintah, TNI-Polri, hingga masyarakat—untuk terus memperkuat kolaborasi demi menciptakan sistem pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.

“Hari ini bukan hanya perayaan panen, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dalam membangun masa depan pertanian kita,” pungkasnya.

Acara panen raya berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para petani dan warga setempat. Momentum ini menjadi penanda bahwa sektor pertanian di Barito Selatan terus bergerak maju dengan dukungan berbagai pihak.

Pertemuan Strategis Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan dengan UPT BPP Kecamatan Dusun Selatan

Buntok, 21 Oktober 2024 – Telah berlangsung pertemuan penting antara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan, Ida Safitri, SP., MM beserta jajaran Kepala Bidang dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Dusun Selatan. Pertemuan tersebut difokuskan pada beberapa agenda strategis untuk memajukan sektor pertanian dan perikanan di wilayah setempat.

Salah satu topik utama yang dibahas adalah upaya pengukuran kadar unsur hara tanah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas pertanian di Kecamatan Dusun Selatan. Melalui pengukuran yang tepat, petani dapat mengetahui kebutuhan pupuk dan pengelolaan lahan secara lebih efisien sehingga hasil panen dapat optimal.

Selain itu, pertemuan ini juga menyinggung pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Dusun Selatan. Kepala Dinas menekankan pentingnya peningkatan kompetensi ASN dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para petani. Pembinaan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyuluhan dan pembinaan di lapangan.

Tak hanya itu, agenda perencanaan program untuk tahun 2025 juga dibahas secara mendalam. Program-program tersebut dirancang untuk mendukung ketahanan pangan, pengembangan pertanian berkelanjutan, serta peningkatan kesejahteraan para petani dan nelayan di wilayah tersebut. Beberapa inisiatif baru diharapkan dapat diluncurkan pada tahun mendatang sebagai upaya memperkuat sektor pertanian dan perikanan di Dusun Selatan.

Sebagai penutup, acara ini turut diwarnai dengan pelepasan peserta Jambore Tani se-Kalimantan Tengah tahun 2024. Kegiatan jambore ini menjadi wadah bagi para petani untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman serta menjalin silaturahmi antarpetani se-Kalimantan Tengah. Kepala Dinas memberikan motivasi kepada para peserta agar memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan membawa inovasi baru ke daerah masing-masing.

Pertemuan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan ketahanan pangan, produktivitas pertanian, serta kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Dusun Selatan.